Minggu, 22 September 2019

Published 23.10 by with 1 comment

A. Pengertian
Vlan (Virtual Local Area Network) adalah sekelompok perangkat yang terdapat pada satu kabel lan yang memiliki beberapa network yang berbeda yang dihubungkan dalam satu kabel. Vlan juga dapat diartikan sebagai suatu model jaringan yang tidak terbatas pada lokasi fisik seperti lan. karena vlan bersifat virtual yang tidak dapat dilihat secara fisik. Vlan juga dapat diibaratkan sebagai kabel yang terdapat di dalam kabel lan.

B. Latar Belakang
Dalam era sekarang, Jaringan komputer mengalami perkembangna yang sangat pesat, perkembangan itu terdapat pada software, dan hardware, oleh karena itu brainware juga harus perkembang agar tidak tertinggal dengan perkembangan software maupun hardware. Seiring dengan semakin tingginya tingkat kebutuhan dan semakin banyaknya pengguna jaringan yangmenginginkan suatu bentuk jaringan yang dapat memberikan hasil maksimal baik dari segi efisiensi maupun peningkatan keamanan jaringan itu sendiri.
Berlandaskan pada keinginan-keinginan tersebut, maka upaya-upaya penyempurnaan
terus dilakukan oleh berbagai pihak. Dengan memanfaatkan berbagai tekhnik
khususnya teknik subnetting dan penggunaan hardware yang lebih baik
(antara lain switch) maka muncullah konsep Virtual Local Area Network (VLAN)
yang diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih baik dibanding
Local area Network (LAN).

C. Maksud dan Tujuan
 Vlan memiliki banyak kegunaan salah satunya adalah untuk menghubungkan virtual machine dengan perangkat router agar bisa diremote oleh adminnya.

D. Pembahasan

Cara Kerja
VLAN diklasifikasikan berdasarkan metode (tipe) yang digunakan untuk mengklasifikasikannya, baik itu menggunakan port, MAC address, dsb. Semua informasi yang mengandung penandaan/pengalamatan suatu VLAN (tagging) disimpan pada suatu database, jika penandaannya berdasarkan port yang digunakan maka database harus mengindikasi port-port yang digunakan VLAN.
 Vlan Digunakan untuk meminimalisir  terjadinya konflik ip yang terlalu banyak,dan mencegah terjadinya tabrakan domain.

Kelebihan menggunakan Vlan
1. Keamanan yang tinggi
Administrator akan dapat memiliki kontrol ternhadap setiap port dan user dengan cara membuat VLAN dan menciptakan banyak kelompok broadcast, dengan demikian user tidak akan bisa lagi dengan leluasa untuk menghubungkan work station mereka ke sembarang port pada swich dan memperoleh akses ke sumber daya network.
 2. Biaya yang dibutuhkan sedikit
Kita dapat menghemat biaya karena vlan hanya menggunakan satu kabel lan yang kabelnya tersebut dapat menjadi media perantara jaringan yang berbeda subnet.
3. Peningkatan Kinerja Pekerja IT
Dengan VLAN pengelolaan jaringan lebih mudah, karena user-user dengan kebutuhan jaringan yang sama berbagi VLAN yang sama.

Kekurangan menggunakan Vlan
1. Ketika mengunakan broadcast semua end devices menerima data
2. Jika Jumlah host banyak maka jumlah DHCP akan berantakan

E. Kesimpulan
Jadi Vlan digunakan untuk membuat sambungan lan secara virtual yang haya menggunakan satu kabel dan bisa menghubungkan banyak subnet yang berbeda.
Read More
      edit
Published 23.09 by with 0 comment

Cisco

Cisco adalah peralatan utama yang banyak digunakan pada Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN). Dengan cisco router, informasi dapat diteruskan ke alamat-alamat yang berjauhan dan berada di jaringan computer yang berlainan. Yang bertujuan untuk dapat meneruskan paket data dari suatu LAN ke LAN lainnya, Cisco router menggunakan tabel dan protocol routing yang berfungsi untuk mengatur lalu lintas data. Paket data yang tiba di router diperiksa dan diteruskan ke alamat yang dituju. Agar paket data yang diterima dapat sampai ke tujuannya dengan cepat, router harus memproses data tersebut dengan sangat tepat. Untuk itu, Cisco Router menggunakan Central Processing Unit (CPU) seperti yang digunakan di dalam komputer untuk memproses lalu lintas data tersebut dengan cepat. Seperti komputer, cisco router juga mempunyai sejumlah jenis memori yaitu ROM, RAM, NVRAM dan FLASH, yang berguna untuk membantu kerjanya CPU. Selain itu dilengkapi pula dengan sejumlah interface untuk berhubungan dengan dunia luar dan keluar masuk data. Sistem operasi yang digunakan oleh cisco router adalah Internetwork Operating System (IOS). 
Read More
      edit
Published 23.09 by with 0 comment

Cisco Packet Tracer

Packet Tracer adalah sebuah cross-platform visual simulasi alat yang dirancang oleh Cisco Systems yang memungkinkan pengguna untuk membuat topologi jaringan dan meniru modern jaringan komputer. Perangkat lunak ini memungkinkan pengguna untuk mensimulasikan konfigurasi Cisco router dan switch menggunakan simulasi antarmuka baris perintah. Packet Tracer menggunakan drag dan drop antarmuka pengguna, yang memungkinkan pengguna untuk menambah dan menghapus simulasi perangkat jaringan seperti yang mereka lihat cocok. Perangkat lunak ini terutama difokuskan terhadap Bersertifikat Cisco Network Associate Akademi siswa sebagai alat pendidikan untuk membantu mereka belajar CCNA fundamental konsep. Mahasiswa yang terdaftar dalam CCNA Academy program dapat dengan bebas men-download dan menggunakan alat gratis untuk penggunaan pendidikan.[1]
Selain itu untuk mensimulasikan aspek-aspek tertentu dari komputer jaringan, Packet Tracer juga dapat digunakan untuk kolaborasi. Sebagai Packet Tracer 5.0, Packet Tracer mendukung multi-user sistem yang memungkinkan beberapa pengguna untuk menghubungkan beberapa topologi bersama-sama melalui jaringan komputer.[2] Packet Tracer juga memungkinkan instruktur untuk membuat kegiatan-kegiatan yang siswa harus menyelesaikan. Packet Tracer ini sering digunakan dalam pengaturan pendidikan sebagai alat bantu pembelajaran.[3][4] Cisco Systems menyatakan bahwa Packet Tracer ini berguna untuk jaringan eksperimen.[5]
Read More
      edit

Selasa, 10 September 2019

Published 18.15 by with 0 comment

Pengenalan Sistem Operasi Linux [Pengertian]

 
Pengenalan Sistem Operasi Linux – Saya yakin, Anda yang telah lama terjun di dunia IT pasti tidak asing dengan kata “Linux”. Linux adalah sistem operasi berbasis UNIX. Mengapa berbasis UNIX? Dikatakan demikian karena Linux dikembangkan berdasarkan standar yang dimiliki oleh UNIX, dengan kata lain Linux ini merupakan turunan dari UNIX.
Linus Trovalds adalah pembuat atau bisa dibilang sosok dibalik sistem operasi ini. Nama Linux diambil sendiri diambil dari nama  Beliau, yang diperkenalkan sekitar tahun 1991.
Linux merupakan sistem operasi yang bersifat multi user dan multi tasking. Artinya lebih dari satu user dapat masuk ke Linux yang sama pada waktu yang sama dan aplikasi yang berbeda. Linux juga multi-tasking, artinya user dapat mengeksekusi lebih dari satu proses (program) pada waktu yang sama.
Linux menggunakan sebuah license yang bernama GNU General Public License (GNU/GPL). Apa itu GNU GPL? Singkatnya GNU General Public License memungkinkan suatu aplikasi ( termasuk sistem operasi ) secara bebas digunakan dan disebarluaskan dimana pengguna/penerima software berhak menerima kode asal ( source code) dari aplikasi tersebut beserta semua hak yang diijinkan oleh penulis asli.
License dari aplikasi yang mengalami perubahan/baru masih tetap berada pada GNU GPL. Sang penulis asli hanyalah bertanggung jawab atas kode asli dan tidak bertanggung jawab atas perubahan yang telah dibuat. Penyebarluasan aplikasi yang telah dirubah tetap mencantumkan penulis asli , kode asli, kode perubahan yang ditambahkan dan penanggungjawab perubahan tersebut.
Dengan adanya license GNU GPL ini, bukan berarti tidak memungkinkan adanya komersial, paling tidak biaya dapat ditarik dari biaya kopi media distribusi. Jasa layanan seperti dukungan teknis dapat merupakan produk komersial.
sumber gambar: http://www.linuxcare.com.au/5-commands-that-should-never-be-run-on-linux/
Read More
      edit